JURNAL KOREKSI
JURNAL KOREKSI
1. Kesalahan Pembukuan
Kesalahan pembukuan bisa terjadi apabila :
A. Menggabungkan Keuangan Pribadi dan Perusahaan dalam Pembukuan Perusahaan
B. Tidak Menyimpan Bukti Pembayaran Pembukuan Perusahaan
C. Tidak Memahami Akuntansi Pembukuan Perusahaan
D. Kesalahan dalam Menghitung Harga Pokok Penjualan
E. Tidak Memiliki Rencana Keuangan yang Baik
F. Kesalahan Penulisan Desimal
2. Cara Menemukan Kesalahan Pembukuan
A. Simpan Jejak Audit
Jejak audit adalah seperangkat dokumen yang mengkonfirmasi transaksi yang Anda catat dalam pembukuan Anda. Ketika Anda mencatat transaksi dalam buku akuntansi Anda, Anda mendasarkan entri pada pembelian, penjualan, dan pengeluaran perusahaan Anda.
B. Periksa Ulang Pekerjaan Anda
C. Memiliki Proses yang Konsisten
Apakah Anda mencatat transaksi dan meninjau buku Anda setiap hari, mingguan, bulanan, triwulanan, atau tahunan, Anda harus memiliki proses yang konsisten untuk menemukan kesalahan akuntansi.
Setiap kali Anda pemeriksaan dalam penmbukuan bisnis, waspadai kesalahan akuntansi. Usahakan agar proses Anda konsisten dan persisten. Dengan begitu, Anda dapat menemukan kesalahan akunting sebelum berubah menjadi masalah yang lebih besar.
D. Melakukan Proses Rekonsiliasi Secara Rutin
E. Dapatkan Bantuan pada Mereka yang Berpengalaman
3. Langkah-langkah Menelusuri Kembali Proses Pembukuan Akuntansi
A. Identifikasi transaksi, identifikasi dilakukan setiap transaksi adalah tahap pertama siklus akuntansi.
B. Menganalisis transaksi, setelah mencatat transaksi, tahap selanjutnya adalah memeriksa setiap transaksi yang telah dilakukan. Sebab dalam mengambil keputusan, analisis transaksi dapat berdampak pada situasi keuangan perusahaan.
C. Pencatatan Transaksi dalam Jurnal. Jurnal adalah catatan kronologis transaksi selama periode waktu tertentu yang berguna dalam akuntansi. Sedangkan, penjurnalan adalah tindakan memasukkan informasi tersebut.
D. Membukukan Jurnal Penyesuaian ke Buku Besar. Memindahkan semua transaksi dari jurnal ke buku besar setelah kamu catat. Buku besar sering dapat dianggap sebagai sekelompok rekening pembukuan yang merinci aset tertentu yang dilaporkan dalam satu periode.
E. Menyusun neraca saldo dan jurnal penyesuaian. Setiap saldo akun dalam buku besar untuk periode waktu tertentu tercantum dalam neraca saldo. Saldo buku besar bersatu dan harus dalam keadaan yang sama saat membuat neraca saldo. Selain itu harus membuat pencatatan dalam jurnal penyesuaian jika terjadi beberapa transaksi belum tercatat atau jika menemukan kesalahan dalam neraca saldo.
F. Membuat neraca saldo penyesuaian serta laporan keuangan. Buku neraca saldo yang telah dibuat sebelumnya dengan memperhatikan jurnal penyesuaian, penyusunan neraca saldo setelah penyesuaian, penyusunan laporan keuangan, penyusunan jurnal penutup, penyusunan neraca saldo setelah penutup (tahapan opsional), dan penyusunan jurnal pembalik (tahap opsional siklus akuntansi).
4. Prosedur Mengoreksi Kesalahan
A. Kesalahan mengklasifikasikan akun.
B. Kesalahan mencatat nilai.
C. Kesalahan lainnya seperti kesalahan hitung.
5. Penyusunan Jurnal Koreksi
A. Membuat jurnal penghapusan
B. Membuat jurnal sebenarnnya
C. Membuat jurnal koreksi
Komentar
Posting Komentar