AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG
1. Operasi Perusahaan Dagang
Perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatan utamanya membeli, menyimpan, dan menjual kembali barang tanpa memberikan nilai tambah atau mengubah bentuk.
2. Perbedaan Laporan Keuangan Perusahaan Jasa dan Dagang
A. Jasa
Yang sedikit membedakan dengan perusahaan dagang adalah pada laporan Neraca yang dimana, laporan Neraca pada perusahaan jasa tidak memiliki persediaan barang dagang, karena bentuk dari produknya adalah berupa layanan sehingga tidak memiliki wujud seperti produk dari perusahaan dagang
B. Dagang
Laporan keuangan pada perusahaan ini mencantumkan Harga Pokok Penjualan (HPP) yang proses menghitungnya hanya membutuhkan laporan stock opname dari persediaan barang yang sudah dimiliki, pada persediaan memiliki barang dagang, terdapat pembelian, dan tidak ada akuntansi biaya.
3. Akuntansi Untuk Penjualan Barang Dagang
Potongan penjualan, jika terjadi penjualan dilakukan secara kredit, maka syarat pembayaran dimasa akan datang harus ditetapkan dengan jelas.
Contoh syarat penjualan:
- 2/10, n/30, artinya adalah akan diberikan potongan 2% jika pembayaran dilakukan 10 hari sesudah tanggal faktur, tapi tidak melewati 30 hari sejak tanggal faktur.
- n/30 yang artinya harga faktur neto atau keseluruhan harga faktur harus dibayar dalam waktu 30 hari sesudah tanggal faktur.
- n,10/EOM artinya faktur harus dibayar dalam waktu 10 hari sesudah akhir bulan, dihitung dari bulan yang tertulis pada faktur
4. Retur dan Potongan Penjualan
Retur Penjualan
Menurut Soemarso (2009: 41)
Retur penjualan adalah barang dagang yang dijual mungkin dikembalikan oleh pelanggan karena kerusakan atau alasan-alasan lain, pelanggan diberikan potongan harga (sales allowance).
3 jenis retur penjualan yaitu :
A. erdapat retur penjualan yang mengembalikan kas pihak pembeli.
B. erdapat retur penjualan yang mengurangi piutang pihak pembeli.
C. Terdapat retur penjualan untuk mengganti barang yang rusak dari pihak pembeli dengan barang baru.
5. Potongan Tunai Penjualan
Potongan tunai merupakan penurunan harga yang diberikan kepada pelanggan untuk mendorong tagihan-tagihan mereka secara tepat waktu.
6. Harga Pokok Penjualan
Harga pokok penjualan atau HPP adalah istilah pada akuntansi keuangan dan pajak yang digunakan untuk menggambarkan total pengeluaran biaya langsung oleh perusahaan yang timbul dari barang dan/atau jasa yang diproduksi dan dijual dalam kegiatan bisnis dalam satu periode
Komentar
Posting Komentar